
Modul IX.1.2 ± Preventif dan Promotif
27
1. Ringan, berarti tidak terdapat salah satu dari hal-hal sebagai berikut : gangguan tidur,
gangguan aktifitas sehari-hari/ malas/ olah raga, gangguan pekerjaan atau sekolah,
simptom dirasakan mengganggu.
2. Sedang-berat, berarti didapatkan satu atau lebih hal-hal sebagai berikut : gangguan
tidur, gangguan aktifitas sehari-hari/ malas/ olah raga, gangguan pekerjaan atau
sekolah, simptom dirasakan mengganggu
Diagnosis rinitis alergika berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan
penunjang. Anamnesis dimulai dengan riwayat penyakit secara umum dan dilanjutkan
dengan pertanyaan yang lebih spesifik meliputi gejala di hidung, frekuensi serangan,
lama penyakit, beratnya penyakit, riwayat atopi, faktor pemicu, keterangan mengenai
tempat tinggal/kerja dan pekerjaan penderita .
Pada pemeriksaan fisik pasien dengan rinitis alergika dapat ditemukan
pembengkakan/edema dari konka inferior/media yang diliputi sekret encer bening,
mukosa pucat dan edema. Keadaan anatomi hidung lainnya seperti septum nasi.
Perhatikan pula kemungkinan adanya polip nasi.
Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan pada pasien dengan rinitis alergika
diantaranya uji kulit (uji tusuk/Prick test), intradermal skin test/skin end pointtTitration
test (bila tersedia), IgE serum total (kurang bermanfaat), IgE serum spesifik,
pemeriksaan sitologis/histologis, test provokasi hidung/nasal challenge test
Penyakit yang perlu dibedakan dengan rinitis alergika adalah rinitis infeksi (virus,
bakteri atau penyebab lain.), rinitis karena okupasi/pekerjaan, drug-induced rhinitis,
rinitis hormonal, NARES, rinitis karena iritan, rinitis vasomotor, rinitis atropi, rinitis
idiopatik.
Pendekatan untuk mengobati rinitis alergika adalah untuk menghindari eksposure
terhadap alergen. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk pengendalian lingkungan.
Menghilangkan alergen pasien sepenuhnya dari lingkungan telah menunjukkan
keberhasilan. Hal yang telah terbukti efektif dalam mengurangi tingkat alergen seperti
high efficiency particulate air (HEPA) filtration, Kelembaban rendah, lantai permukaan
yang keras (tidak menggunakan karpet), mencuci dengan air panas, barier pada bantal
dan kasur, dan acarisides.